Kehilangan Cintamu
Ada banyak hal yang mungkin tak ku mengerti tentangmu..
tentang semua rasamu,,
kesakitanmu,,Senyumanmu
bahkan bahagiamu..
Ketika Berada di dekatmu..
Aku merasa nyaman..
Tenang.. Bagai melayang di Udara
Kelak kau kan menjadi bagian hidupku
Ternyata..
Kau menyakiti hatiku..
Kau lebih memilih orang lain
yang kau pedulikan hanyalah rasa yang dia miliki
Setelah kau menyakitiku,, kau ingin kembali padaku
Maaf, kini aku bisa hidup tanpamu..
dulu kau tak pernah hiraukan bagaimana sakitnya hati dan perasaanku..
dulu Kau tak melihat hancurnya perasaanku..
Walaupun semanya telah berubah,,
rasa ini tak sesempurna cintamu untukku..
tapi kupastikan rasa ini tetap ada,,
terjaga di hatiku
Sebuah Ke Iklhasan
Keikhlasan sifatnya non material
Rela hati menelusuri kehidupan
Dengan tetesan keringat dan air mata
Dengan pengorbanan sebuah eksistensi diri
Hanya untuk mengubah paradigma semesta
Keikhlasan bagian dari spiritualitas
Sedang spiritualitas tak terukur oleh material
Wajah yang manis menjadi legam
Terkena panasnya terik sang surya
Hanya untuk mengharmonisasikan semesta.
Adakah keikhlasan tersimbolkan
Sedangkan simbol adalah representase makna
Bukankah simbol tuntutan syariat
Dalam upaya menapaki jalan spiritual
Ataukah keikhlasan tersimbolkan dalam bentuk kepanitiaan di LK
Tersimbolkan melalui tetesan keringat peluh tanpa bahasa
Keikhlasan adalah bagian dari spiritualitas
Menemukan spiritualitas melalui keikhlasan memberi
Dan tersingkapnya tabir
Jadikanlah diri milik semesta
Semesta merindukan sentuhan dan belaian tangan kita.
Saat Kau Pergi
Seketika ku terdiam
Saat ku tak lagi mendengar suaramu
Padahal baru sesaat kau tertawa
Berbagi kenangan indah kita dahulu
Ku raih tanganmu
Pikirku kau terlelap
Hingga sampai pada kepanikkan ku saat...
Ku tak lagi mendengar kardio mu berdegup
Aaarrrgghh...!!
Jangan...!!
Jangan sekarang...!!
Belum saatnya kau tinggalkan aku
Isi Hati
Ya allah………..
Kenap kehidupan ku penuh dengan duka dan air mata.
Kapan kah semua ini berakhir
ku tak kuasa menahan rasa sakit dalam hati ku.
Kenap kehidupan ku penuh dengan duka dan air mata.
Kapan kah semua ini berakhir
ku tak kuasa menahan rasa sakit dalam hati ku.
Ya allah……....
Dq tak sanggup lagi mengarungi hidup ini
jika memang q tak bs hidup dengan tenang
jika kehidupan ku hanya penuh dengan penderitaan
ambil lah nyawa q…….ku iklas ya allah
Dq tak sanggup lagi mengarungi hidup ini
jika memang q tak bs hidup dengan tenang
jika kehidupan ku hanya penuh dengan penderitaan
ambil lah nyawa q…….ku iklas ya allah
Ya allah……..
Q tau, kau tak mungin menguji umat mu mlbh bts mampu nya
tapi kini ku benar2 tak mampu lagi ya allah
q mohon…….berilah rahmat mu tuk q
tiada manusia yg luput dari dosa
q hanya bs memohon ampun jika dr q bnyk berbwt slh
Q tau, kau tak mungin menguji umat mu mlbh bts mampu nya
tapi kini ku benar2 tak mampu lagi ya allah
q mohon…….berilah rahmat mu tuk q
tiada manusia yg luput dari dosa
q hanya bs memohon ampun jika dr q bnyk berbwt slh
Ya allah………Hanya engkau yg maha kuasa……
q hanya meminta,berilah kebahagiaan dlm hdp q
lindungi lah diri q dari yang menjahati menzolimi q.
Dan jika memang kau ters mencoba
dq pun percaya kau synk pd q…..
Tp kini q tak mampu lg,kin dah melebihi bts mampu q.
q hanya meminta,berilah kebahagiaan dlm hdp q
lindungi lah diri q dari yang menjahati menzolimi q.
Dan jika memang kau ters mencoba
dq pun percaya kau synk pd q…..
Tp kini q tak mampu lg,kin dah melebihi bts mampu q.
Ya allah………….
Hanya pada mu q meminta..
Berilah ketenangan,dan kebahagiaan,amin
By. Chayank Ardex
Lirihan Sang Malam
Aku mencoba membangunkan alam sadarnya,
ketika ia mulai meletakkan logikanya…
Aku mencoba menuntunnya kembali,
ketika ia berjalan dengan menutup mata & telinganya.. .
Aku tiada berdaya….
Ketika ia tetap melangkah dengan hatinya….
Ketika matanya bersinar cinta….
Ketika hati yang penuh telah terbagi dua..
Aku turut bahagia….
ketika di pangkuan ku
Ia direngkuh Kekasih Hati…
Ku panggil sinar rembulan,
untuk menghangatkan pelukannya..
Ku panggil semilir angin,
untuk menyejukkan kasih sayangnya…
Ku panggil deruan ombak,
sebagai melodi cintanya…
Kini….
Aku terdiam bisu …
kerinduan yang memuncak membuat ia jatuh terluka…
Mata yang dulu begitu indah berkilau cinta,
kini tertutup kabut…
Raga yang begitu hangat kini sedingin salju…
“Mengapa dulu tidak kau dengarkan aku ?…
hanya untaian air mata yang kan kau semai…”
Cinta….,
Sungguh ku tidak mengerti tentang mu…
ketika ia mulai meletakkan logikanya…
Aku mencoba menuntunnya kembali,
ketika ia berjalan dengan menutup mata & telinganya.. .
Aku tiada berdaya….
Ketika ia tetap melangkah dengan hatinya….
Ketika matanya bersinar cinta….
Ketika hati yang penuh telah terbagi dua..
Aku turut bahagia….
ketika di pangkuan ku
Ia direngkuh Kekasih Hati…
Ku panggil sinar rembulan,
untuk menghangatkan pelukannya..
Ku panggil semilir angin,
untuk menyejukkan kasih sayangnya…
Ku panggil deruan ombak,
sebagai melodi cintanya…
Kini….
Aku terdiam bisu …
kerinduan yang memuncak membuat ia jatuh terluka…
Mata yang dulu begitu indah berkilau cinta,
kini tertutup kabut…
Raga yang begitu hangat kini sedingin salju…
“Mengapa dulu tidak kau dengarkan aku ?…
hanya untaian air mata yang kan kau semai…”
Cinta….,
Sungguh ku tidak mengerti tentang mu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar